Posted by: prihadisetyo | April 29, 2009

PROSEDUR YANG BENAR START-UP POMPA DAN BLOWER/FAN SENTRIFUGAL BERKAPASITAS BESAR

Pompa dan blower atau fan sentrifugal memiliki prinsip kerja yang mirip, yaitu mengalirkan fluida serta mengubahnya dari tekanan rendah ke tekanan tinggi sebagai akibat adanya gaya sentrifugal yang dialami oleh fluida tersebut. Bedanya, bila pompa untuk mengalirkan cairan, blower atau fan untuk mengalirkan gas, udara misalnya. Yang saya maksud kapasitas besar adalah yang pada umumnya menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya dengan daya di atas 5 kW.

Menjalankan pompa dan blower/fan berkapasitas besar membutuhkan prosedur tertentu agar aman dan hemat listrik, sebab arus start pada umumnya cukup tinggi sehingga kalau salah prosedur start-up yang kita lakukan, bisa-bisa motornya akan terbakar hanya setelah beberapa kali distart-up.

impeller-fan-1

Prosedur yang benar dalam men-start-up pompa atau blower/fan berkapasitas besar adalah dengan cara menutup aliran terlebih dahulu sebelum tombol start up di”on”kan dengan cara menutup katup (untuk pompa) atau damper (untuk blower atau fan) di saluran keluaran. Yang dimaksud “menutup” di sini adalah menutup katup atau damper 100% atau lebih dari sekitar 80%. Alasannya adalah pertama untuk mengurangi tingginya arus start up (yang berarti penghematan energi dan mengamankan motor) dan yang kedua, khususnya untuk blower atau fan, untuk mengurangi daya sedotan tinggi sehingga tidak ada barang atau bahkan orang (misalnya jika kita berdiri pas di sisi masukan) yang tersedot masuk ke dalam impellernya sehingga dapat membahayakan kita atau merusak impeller. Dengan demikian khusus untuk fan atau blower sentrifugal, pada saat start up kita di larang berdiri pas di depan sisi masukan atau di sekeliling impeller. Hal yang kedua ini supaya kalau terjadi lepasnya sudu impeller tidak akan mengenai diri kita. Pengalaman menunjukkan pernah terjadi sudu impeller lepas dan casingnya sobek sehingga sudu tersebut terlempar. Arah lemparannya pasti radial atau ke sekeliling impeller. Baru setelah putaran impeller stabil pada putaran yang dikehendaki, katup atau damper boleh dibuka perlahan-lahan hingga tercapai debit aliran sesuai dengan yang diinginkan sambil dilihat daya motornya atau arus listriknya apakah sudah melewati batas yang diijinkan atau desainnya. Sebelum dayanya melewati batas yang dibolehkan hendaknya kita berhenti membuka katup atau damper, misalnya pada 90% dari daya motor.

Pengalaman saya baru-baru ini adalah melihat dan menganalisis pompa sumur dalam, yang baru dipasang dan belum diserahterimakan ke owner, motornya terbakar akibat salah start-up karena setiap kali selalu katup di sisi keluaran pompa selalu terbuka penuh (fully opened).

Demikian sedikit panduan start up pompa atau blower/fan berkapasitas besar (daya motor > 5 kW), semoga bermanfaat bagi anda bila terlibat di dalamnya. Selamat mencoba serta berkarya.


Responses

  1. mantap pak pri pengalamannya..tp memangnya dari vendor/blower tersebut gak ada manual stat upnya pak, biasanya kan ada

    Manan abdul,
    Ada sih manualnya tapi yang bisa dan mau baca manual kan insinyurnya. Yang ngoperasikan kan operatornya, belum tentu dikasih tahu dulu oleh yang telah baca manualnya. Biasa orang indon tea, he-he-he.

  2. makasi biar sedikit tapi cukup mencerahkan

    Agus KE,
    Makasi juga udah berkunjung, sedikit sedikit lama-lama jadi bukit katanye he-he-he

  3. tambahan bos sblum start pompa di prepare dulu open full valve suction,priming & crack open 5% valve discharge..

    Terima kasih mas Oka sarannya, memang harus begitu untuk menghindari arus start yang tinggi, salam, psd.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: