Posted by: prihadisetyo | December 30, 2008

MEMBUMIKAN KONSEP GREEN BUILDING DI RUMAH KITA

Perhatikan gambar-gambar di bawah ini. Gambar-gambar ini diambil dari beberapa artikel mengenai konsep green building. Pertanyaannya, apa hubungan gambar ini dengan konsep green building?

green-building-1 

 

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, alangkah baiknya kalau kita definisikan dulu yang disebut konsep green building dulu agar diskusi kita ini sepaham. Konsep green building dikembangkan atas dasar keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan dan berkurangnya daya dukungnya terhadap kehidupan kita.

 

green-building-21

 

Dunia semakin sesak dengan bertambahnya populasi dan meningkatnya pencemaran. Sebagai akibatnya kita harus menyediakan pasokan pangan dan energi yang lebih banyak, sementara cadangan kedua komoditi tersebut akan semakin berkurang jika tidak ada usaha kita untuk melestarikannya. Jadi gampang katanya, green building adalah suatu bangunan yang menggunakan sumber daya dan energi yang efisien, tidak banyak menghasilkan zat-zat yang bersifat polutif dan kurang bermanfaat bagi sekitar, memiliki fleksibilitas tinggi dan kemampuan beradaptasi untuk berfungsi selama mungkin, mudah dioperasikan dan dirawat dan sangat mendukung aktivitas serta produktivitas penghuninya. Gambar-gambar di atas adalah contoh rumah yang berkonsep green building tersebut.

            Dari definisi tersebut tentunya banyak yang harus diuraikan dan barangkali butuh beberapa tulisan. Untuk kali ini salah satu diantaranya saja yang kita bahas yaitu “menggunakan sumber daya dan energi yang efisien”. Untuk mendukung konsep ini, sejak dirancang, suatu bangunan harus berfikir dengan pendekatan lifecycle (terbarukan?). Artinya bahwa bahan bangunan hendaknya terbuat dari bahan-bahan yang terbarukan (kayu, genteng tanah/keramik, kaca (bukan plastic yang tidak bias hancur bertahun-tahun) dll.). Sedangkan sumber energinya diusahakan se-efisien mungkin dengan memanfaatkan sinar matahari sebanyak-banyaknya untuk penerangan, sirkulasi udara alami untuk penghawaannya yang disertai pepohonan disekitarnya untuk regenerasi oksigen misalnya. Pemanfaatan air yang sebaik-baiknya, misalnya dengan penampungan air hujan untuk disirkulasikan melalui sumur resapan, pengolahan air buangan dengan baik, pemanfaatan air kondensat dari AC yang kita pakai untuk tujuan konservasi air.

            Demikian dulu ya hal-hal yang dapat kita lakukan dalam rangka menunjang konsep green building di rumah kita dan sekitar kita sehingga anak cucu kita tetap memperoleh warisan yang baik-baik dari kita dan tidak akan mengumpat kita. Selamat mencoba.


Responses

  1. Pa, mungkin bagus kalau bahan seperti ini jadi TA
    asalkan jangan TA saya aja Pa
    hehehhehe…..

    Vicky, boleh deh sarannya nanti saya carikan tema TA yang meneliti suatu gedung di Jkt apakah sudah memennuhi kriteria green building apa belum. Ok

  2. Assalamu’alaikum Pak Pri,

    Saya nggak akan mengomentari tulisannya .. karena terus terang dulu nggak ngerti … apalagi sekarang …😀

    Coba-coba googling akhirnya ketemu blognya pak Prihadi …

    btw, kalau boleh alamat emailnya pak? saya sudah coba mencari kemana2 nggak bisa

    Terimakasih,
    Sugi (ssugiyarto@gmail.com)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: