Posted by: prihadisetyo | July 20, 2008

SABAR, SABAR, DAN SABAR

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara- saudaraku sekalian yang saya hormati,

     Marilah kita panjatkan selalu puji sukur ke hadirat Allah swt yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayah pada kita semua sehingga pada hari ini kita diberi kesehatan dan tuntunan hati untuk selalu mencari ilmu dijalanNYA. Salawat dan salam selalu kita sampaikan kepada junjungan kita nabi Muhammad saw beserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, tabiit tabiin hingga seluruh umatnya sampai akhir zaman nanti.

     Pada hari ini, dalam kesempatan yang singkat ini, saya ingin mengingatkan kembali kepada kita semua tentang sabar. Sabar merupakan ibadah yang pahalanya sangat besar, karena sangat sulit melakukannya. Sabar ini merupakan akhlaknya para rasul. Sabar ini selalu terngiang di telinga saya karena bagi saya pribadi juga sangat sulit. Namun akan tetap berusaha untuk saya lakukan. Mudah-mudahan bagi anda sudah membiasakan diri bersabar, sehingga selalu melaksanakan ibadah ini dengan enteng.

Sabar artinya adalah bertahan pada situasi yang tidak menyenangkan sampai datang cara yang benar untuk lepas dari situasi tersebut. Sabar merupakan cara yang ampuh untuk bertahan, sehingga harus diutamakan. Putus asa merupakan lawan dari sabar sehingga jangan sampai dilakukan. Adasekitar 120 ayat dalam Al Quran yang memerintahkan kita untuk bersabar. Untuk bisa bersabar, ada tiga hal yang dibutuhkan berdasarkan huruf yang membentuk kata sabar yaitu shad, ba”, dan ra”.

1.         Shad artinya mau melapangkan dadanya, mau menerima dengan tulus apa yang terjadi di dalam dirinya. Artinya dada kita harus diusahakan selalu lapang. Kesulitan sebenarnya merupakan beban bagi kita, tetapi kita harus ingat bahwa Allah swt tidak pernah membebani umatnya di luar batas kemampuannya. Oleh karena itu kita harus selalu berusaha berbesar hati menerima beban yang membuat dada kita menjadi sempit tersebut, sehingga walaupun masalah tetap ada tetapi perasaan kita ringan. Contohnya saat berkendaraan di jalanan yang macet, kita berusaha berlapang dada.

2.      Ba’, maksudnya badan atau tubuh, artinya tubuh kita harus selalu siap untuk bersabar, termasuk menerima bila Allah swt menghendaki kita sakit. Dalam QS 3 ayat 200 yang maknanya “ Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung”.  Jadi agar kita beruntuk, maksa kita harus sabar. Diberi sakit, bersabar dan berusaha sembuh sampai Allah menyembuhkannya.

3.      Ra’, artinya ruh yang merupakan alat penerima hidayah. Tanpa ruh kita tidak bias menerima hidayah seperti perintah agama misalnya untuk shalat, puasa, zakat dan lain sebagainya.

 

Ada3 (tiga) macam sabar antara lain:

  1. Sabar saat kena musibah. Apabila kita terkena musibah, tentunya kita ingin segera lepas dari musibah itu. Oleh karena itu kita harus sabar sampai menemukan cara yang benar untuk lepas dari musibah, jangan sampai kita putus asa sehingga menempuh jalan yang salah
  2. Sabar saat mendapat anugrah. Dalam menerima anugrah kita harus selalu bersabar agar tidak menikmati anugerah tersebut dengan cara yang salah. Misalnya memperoleh rezeki uang yang banyak, terus kita foya-foya membelanjakan uang ke hal-hal yang tidak sesuai dengan tuntunan agama.
  3. Sabar saat beribadah. Beribadah itu tidak mudah. Sebagai contoh untuk bias dating ke masjid pagi hari seperti ini yang tujuannya semata-mata untuk beribadah kepada Allah swt memerlukan tekad yang kuat, badan yang sehat, mengambil air wudlu dan lain-lainnya. Pada saat shalatpun harus bersabar, tidak terburu-buru karena misalnya kedinginan atau alas an lain karena harus segera pergi ke suatu tempat misalnya.

Sabar merupakan kepala bagi tubuh, kata Ali bin Abu Thalib, apa artinya tubuh jika tanpa kepala?. Sabar harus kitausahakan dan dilakukan ketika di dunia sehingga jangan menunda-nunda untuk berusaha sabar setiap saat. Sesama muslim kita harus saling menasehati tentang kesabaran ini (seperti pada suratAl Ashr ) demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran’.

     Sebagai penutup, apa cirri orang yang tidak sabar?  Ada6 hal yang apabila ada pada seseorang, maka hal-hal tersebut dapat merupakan tanda bahwa pelakunya adalah termasuk golongan orang-orang yang tidak sabar, sehingga sebaiknya kita hindari, antara lain:

  1. Apabila memanggil dengan suara berteriak.
  2. Makan dan minum sambil berdiri.
  3. Meniup-niup minuman panas agar segera bias diminum.
  4. Tidak berpakaian yang rapi.
  5. Orang yang sering tersandung.
  6. Orang yang tidak suka dengan wangi-wangian.

Demikian uraian singkat mengenai sabar, semoga dapat mengingatkan kembali pada kita agar dapat selalu berlaku sabar dalam menghadapi segala hal yang menimpa kita baik itu anugerah, musibah, atau beribadah.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: