Posted by: prihadisetyo | June 19, 2009

MENGENAL SEMEN TYPE I DAN PCC, APA BEDANYA?

Semakin mahalnya harga bahan bakar memicu pabrik semen untuk berhemat agar dengan daya beli masyarakat yang barangkali turun, semen tetap terjangkau. Selain itu, dengan perkembangan teknologi bahan, pabrik semen juga berlomba untuk menciptakan produk-produk baru sehingga kadang membingungkan masyarakat. Pada kesempatan ini saya postingkan dua diantara type semen yang ada. Dua tipe ini sering tersedia di pasaran namun karena penggunaannya mirip maka bisa membingungkan kita sebagai konsumen.

Semen adalah perekat hidraulis bahan bangunan, artinya akan jadi perekat bila bercampur dengan air. Bahan dasar semen pada umumnya ada 3 macam yaitu klinker/terak (70% hingga 95%, merupakan hasil olahan pembakaran batu kapur, pasir silika, pasir besi dan lempung), gypsum (sekitar 5%, sebagai zat pelambat pengerasan) dan material ketiga seperti batu kapur, pozzolan, abu terbang, dan lain-lain. Jika unsur ketiga tersebut tidak lebih dari sekitar 3 % umumnya masih memenuhi kualitas tipe 1 atau OPC (Ordinary Portland Cement). Namun bila kandungan material ketiga lebih tinggi hingga sekitar 25% maksimum, maka semen tersebut akan berganti tipe menjadi PCC (Portland Composite Cement). Standard dan penggunaannya diberikan sebagai berikut:

Ordinary Portland Cement (OPC) Tipe I
Indonesian Standard : SNI 15-2049-2004
American Standard : ASTM C 150-04a
European Standard : EN 197-1:2000

Semen Portland Tipe I merupakan jenis semen yang cocok untuk berbagai macam aplikasi beton dimana syarat-syarat khusus tidak diperlukan.

PCC DAN TYPE 1

Portland Composite Cement (PCC)
Indonesian Standard : SNI 15-7064-2004
European Standard : EN 197-1:2000 (42.5 N & 42.5 R)

PCC (Portland Composite Cement) digunakan untuk bangunan-bangunan pada umumnya, sama dengan penggunaan Semen Portland Tipe I dengan kuat tekan yang sama. PCC mempunyai panas hidrasi yang lebih rendah selama proses pendinginan dibandingkan dengan Semen Portland Tipe I, sehingga pengerjaannya akan lebih mudah dan menghasilkan permukaan beton/plester yang lebih rapat dan lebih halus.

Jadi dari keterangan di atas, kalau kita hanya butuh untuk bangunan biasa dengan lantai tidak terlalu tinggi serta bukan untuk tiang dan balok beton, tipe PCC barangkali cukup memadai. Namun untuk yang memerlukan kekuatan tinggi sebaiknya pakai OPC tipe 1. Plesteran dan pasangan bata barangkali pakai PCC sedang tiang, balok dan lantai coran sebaiknya pakai OPC tipe 1. Maaf walaupun contoh gambar di atas merk tiga roda, penulis tidak berpihak kepada siapapun, sebab bila memenuhi SNI atau ASTM semua merk boleh anda pakai. Yang jelas dengan memakai PCC berarti pula menghemat sumber daya alam dan energi karena kebutuhan energinya lebih besar OPC. Silakan mencoba, semoga rumah anda kuat, kokoh, dan nyaman.

About these ads

Responses

  1. apakah semen pcc Sni 15-7064-2004 kandunganya memenuhi semen yang sni 15-0302-2004

  2. kalo antara semen type PPC & semen PCC..
    perbadaannya sm dg penjelasan diatas..?/
    trus gmn perbandingan kekuatan K beton jk menggunakan semen type PPC & semen type PCC dg komposisi yg sama..

    trima kasih..

    • nah saya jg pnya pertanyaan yg sama dengan bapak dad…
      saya harap bapak prihadisetyo bisa membantu memberikan pencerahan…
      terimakasih…

      Dear Mas Adji, pada umumnya semen tipe PPC dan PCC dibuat untuk menggantikan fungsi OPC Tipe 1 sehingga kekuatan beton yang menggunakan PPC maupun OPC akan mirip dengan yang menggunakan OPC tipe 1. Hal ini dapat terjadi karena kalau untuk PPC ada tambahan fungsi perekat dari pozzolannya sebagai ganti klinker yang prosentasenya berkurang. Sedangkan pada PCC umumnya digiling lebih halus sehingga kekuatan tekan tambahan diperoleh akibat luas permukaan butiran semen per satuan massa menjadi lebih tinggi dibanding OPC tipe 1. Begitu kira-kira mas, jadi jangan kawatir tentang kekuatannya asal proporsi campuran mirip dengan pemakaian OPC tipe 1, ok, selamat mencoba, salam.

  3. untuk mas imam : semen pcc sudah memenuhi standar SNI.. bahkan untuk semen merk tiga roda sudah lulus ISO 9001 tentang mutu produk.. dimana produk yang berlisensi ISO dapat diterima di seluruh dunia…

    untuk mas dad : untuk kekuatan jelas berbeda.. karena semen OPC lebih banyak mengandung klinker dibanding semen PCC,, karena klinker merupakan bahan utama pembuatan semen,. itu lah yang menyebabkan kuat tekannya berbeda.. tetapi harga semen PCC jauh lebih terjangkau dibanding semen OPC..
    Dear Mas Ariyan, terima kasih atas tambahan infonya, salam, psd.

  4. Assalamualaikum pak … Nama saya Aris, pernah enggak dilakukan pengujian untuk mendapatkan strength yang sama antara OPC dan PCC, berapa % penambahan PCC dibanding dengan OPC ? Mis. untuk mendapatkan strength K-500 Kg/cm2 bila menggunakan OPC dibutuhkan x kg/m3, untuk mendapatkan strength K-500 kg/cm2 berapa % lebih banyak PCC yang di gunakan ?

  5. mengapa pasaran semen type OPC jarang di pasaran

    Dear Mas Amri, OPC sudah jarang yang memproduksi mas karena mahal biaya produksinya dan kurang ramah lingkungan karena menghabiskan energi lebih banyak sehingga produsen semen lebih memilih PPC atau PCC. Terima kasih, salam, psd.

  6. bisa kah tercapai mutu beton K350 bila kami mengunakan semen type PCC?

    Dear Mas Amri, rasanya bisa kok K350 dibuat pakai PCC karena kualitas PCC dibuat mirip OPC mas, ok, salam, psd.

  7. OPC itu sama dengan PC ya? ato beda?
    trus apa saja uyang membedakan PC dengan PCC. karna sekarang yang ada dipasaran kan PCC ..trimakasih

    Ya mas, PC sama dengan OPC. Kalau PCC kadar klinkernya dikurangi, umumnya sekitar 75% sedang kalau OPC kadar klinkernya sekitar 96%. PCC adalah PC yang dikurangi kadar klinkernya dan diganti dengan material lain seperti batu kapur atau fly ash. Tapi kekuatannya mirip karena untuk PCC biasanya digiling lebih lembut untuk kompensasi berkurangnya kekuatan akibat berkurangnya kadar klinker. Ok, salam, psd.

  8. Pak Pri, mohon izin utk me re-blog ya..thanks.

    Ok silakan mas.

  9. Reblogged this on debudanabu and commented:
    Catatan tambahan mengenai perbedaan Semen OPC Type I dan PCC.

  10. Kami kesulitan membuat Concrete Readymix menggunakan Semen PCC, bisakah diberikan sedikit petunjuk pembuatannya?
    Wassalam, Akil Mappeasse

  11. Mohon info type semen yg tahan terhadap asam sulfat dan di mana bisa mendapatkannya,

  12. Pak pri mohon ijin memasukan artikelnya pada majalah WSBI 2012. Kalau ada artikel lain yang bisa dimasukkan pada WSBI kami akan sangat berterimakasih

  13. numpang tanya om, sifat fisik/karakteristik semen PCC itu apa aja, dan komposisi bahan kimia yg ada di dalam semen PCC itu… tolong jelas kan om. thx :)

  14. klo semen jenis PCC masih bisa ditambah pozolan lg seperti flyash tidak? klo bisa berapa persen tambahannya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: