Posted by: prihadisetyo | May 18, 2008

POMPA 100 Watt, BERAPA Watt KONSUMSI LISTRIKNYA?

           Tulisan ini ditulis dengan sasaran memberikan petunjuk bagi para pembaca yang ingin membeli/memilih pompa untuk kebutuhan rumah tangga, khususnya  dalam hal pertimbangan pemakaian daya listriknya.  Konsumsi listrik pompa rumah tangga ini jarang mendapat perhatian, padahal pompa rumah tangga ini biasanya dirancang untuk start – stop berulang dengan frekuensi tinggi sehingga konsumsi listriknya cukup tinggi.

            Secara garis besar, pompa rumah tangga diklasifikasikan menjadi dua yaitu jet pump dan non jet pump. Jet pump biasanya dirancang untuk memompa air dari kedalaman yang lebih dari 150 m dari permukaan tanah (biasanya di musim kemarau), sedangkan yang non jet pump untuk menarik air dari kedalaman kurang dari 10 m .  Oleh karena itu pada umumnya  daya pompa jet (jet pump) lebih besar dibanding non jet pump.

Kalau kita mau membeli pompa, selain ditanya untuk kedalaman air berapa meter dari muka tanah, pasti kita juga ditanya oleh penjualnya, yang berapa Watt pak/bu/mas? Tentu pertanyaan kita ganti adalah Watt apakah itu? Listrik yang dikonsumsi atau yang lain?

            Kami pernah meneliti beberapa merk pompa rumah tangga yang non jet pump (tentunya juga berlaku bagi pompa jet pump) untuk mengetahui berapa serapan daya listriknya dan kemudian membandingkannya dengan yang tertera di lebel pompa. Hasil pengukuran kami menyimpulkan bahwa serapan listriknya secara umum sekitar 2 (dua) kali Watt yang tercantum di lebel pompa. Jadi misalkan kita beli pompa 250 W, berarti konsumsi listriknya sekitar 500 W. Ini artinya bahwa yang tercantum dalam lebel pompa bukan menunjukkan daya listrik yang diserap pompa. Lalu daya apa yang dicantumkan tersebut. Hasil perhitungan berdasarkan penelitian tersebut menunjukkan bahwa daya yang tercantum dalam lebel pompa adalah daya fluidanya. Maksudnya adalah daya yang dimiliki oleh air yang dipompa tersebut yang proporsional terhadap hasil perkalian antara laju aliran (misalnya liter/menit) dengan beda tekanan antara sisi keluar dan masuk pompa (biasanya disebut head pompa yang bersatuan mH2O). Daya listrik yang diserap tentunya lebih besar dari daya fluida ini karena adanya rugi-rugi baik di dalam pompa maupun motor penggeraknya. Rugi-rugi ini pada umumnya hamper sama dengan Watt yang tercantum di lebel pompa, sehingga serapan listriknya menjadi 2 kali lipat.

            Betapa pintarnya para penjual pompa tersebut dalam memasarkan produknya sehingga apabila kita tidak tahu pasti bayangan kita Watt yang tercantum dalam lebel pompa sama dengan daya listrik yang akan diserap. Pantas saja kadang-kadang listrik yang tersedia di rumah tidak cukup bila secara serentak terpakai oleh lampu, kulkas, pompa, AC, microwave, setrika, dan lain-lain. Nah….di jaman kita harus hemat listrik saat ini, milih pompapun harus hati-hati kan?

Mudah-mudahan dengan tulisan ini anda tidak terkecoh lagi dan sesuaikan kebutuhan akan pompa kita dengan listrik yang tersedia di rumah kita, selamat mencoba. Salam.

About these ads

Responses

  1. Dasar Produsen, Strategi Pemasaran -ak.
    Mau nanya juga nih Pak,
    1. Apa pengaruhnya bila pompa di setting dengan laju aliran kecil? Apakah wattnya juga turun?
    2. Untuk kasus pompa centrifugal apa pengaruhnya jika kita setting di laju aliran kecil, dan juga head rendah, dimana effisiensi dibawah 40%. Apa motor trip atau pompa tetap jalan?
    terima kasih..

  2. Lalu Pak, bagaimana dengan alat-alat elektronik lainnya seperti kulkas, AC, dispenser, dan lain-lain, apakah selain pompa air ada juga alat-alat elektronik lainnya yang serapan listriknya 2 kali lipat dari Watt yang tercantum pada label barang?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: